145 total views, 1 views today

Reporter : Billyn

Editor : Nur Salam

Manado, kpud-magetankab.go.id – Setelah sukses pada pemilu 2019 dengan tingkat partisipasi masyarakat yang fantastis, KPU RI mulai mengusung target baru. Pada pemilu dan pemilihan kepala daerah berikutnya, KPU lebih menekankan peningkatan partisipasi masyarakat tidak hanya pada sisi kuantitas melainkan pada sisi kualitas.

“KPU RI memberikan apresiasi terhadap KPU Kab/Kota dimana partisipasi masyarakat pada pemilu 2019 sangat tinggi. Namun euphoria ini hanya sesaat karena kedepan harus ada peningkatan baru sesuai dengan PKPU termasuk dengan pendekatan dan berbagai metode baru,”papar anggota KPU RI Wahyu Setyawan dalam sambutan penutupan rapat regional evaluasi partisipasi masyarakat pemilu 2019 di Kota Manado Sulawesi Utara, Jumat (13/09/2019).

Lebih jauh Wahyu menjelaskan, Tingkat partisipasi tidak harus diukur secara kuantitas dimana setiap pemilu berikutnya harus naik 2,5%. “ Bila pemilu 2019 angka partisipasi mencapai 82% selanjutnya harus naik dan naik hingga 100%. Bisa-bisa nanti melebihi angka 120%” gurau Wahyu dihadapan ratusan anggota KPU provinsi dan KPU/Kota.

Menurutnya tingginya tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu 2019 masih lebih dipengaruhi pada mobilisasi politik. Sehingga kedepan harus meningkat dari faktor kesadaran politik pemilih. Hal ini agar pemilu kedepan termasuk pilkada serentak September 2020 lebih berkualitas secara subtansi.

“Perlu dicermati apakah tingginya partisipasi masyarakat pada pemilu 2019 masih pengaruhi factor money politik, atau factor SARA. Sehingga ini harus dirubah menjadi kesadaran politik yang lebih subtantif,” terangnya

Hal senada juga diungkapkan Ketua KPU Arief Budiman yang meminta kinerja KPU Provinsi dan Kab/Kota perlu ditingkatkan. Sehingga pemilu di Indonesia akan selalu menjadi rujukan negara lain. Sukses pemilu 2019 telah membuat Indonesia menjadi rujukan banyak penyelenggara negara dunia Internasional terpikat untuk belajar ke Indonesia.

“Diberbagai forum Internasional, Pemilu kita selalu menjadi rujukan. Meski pemilu terumit didunia namun sukses digelar dengan transparan dan damai. Banyak Negara yang hendak belajar kepada kita,” papar Arief Budiman.

Sementara itu, rapat konsolidasi regional di Kota Manado digelar guna mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019. Rapat diikuti oleh anggota KPU Provinsi dan Kab/Kota di 10 provinsi. KPU Kabupaten Magetan diwakili Nur Salam Ketua Divisi sosialisasi pendidikan pemilih partisipasi masyarakat dan SDM serta Kasubag teknis dan hupmas Andik Indarto.

KPU MAGETAN SAKSIKAN PELANTIKAN PIMPINAN DPRD MAGETAN
EVALUASI PEMILU, KPU SIAPKAN STRATEGI TANGKAL HOAX