41 total views, 2 views today

Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan melaksanakan live streaming sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Kegiatan ini dihadiri oleh sekretariat KPU Magetan dan dilaksanakan di Aula KPU Magetan pada Rabu (19/06/2019). Agenda sidang kali ini berkaitan dengan penyampaian keterangan oleh saksi dan ahli yang dihadirkan oleh kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) selaku pemohon.

Menghadirkan sebanyak lima belas saksi dan dua ahli, sidang kali ini telah dimulai sejak pagi dan terus berlanjut hingga malam hari. Keterangan saksi berkaitan dengan tudingan pemohon tentang adanya 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak wajar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diwakili tiga juru bicara yaitu Ketua Tim Kuasa Hukum Ali Nurdin, Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari dan Viryan, memberikan keterangan balasan tentang data yang diberikan oleh pemohon telah dijawab pada sidang sebelumnya serta kewenangan yang bukan milik KPU melainkan Dirjen Dukcapil terkait tugas menentukan Nomor Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga. Mahkamah Konstitusi juga sempat mengingatkan saksi dalam penggunaan istilah yang menghasilkan asumsi dan opini yang kurang relevan dengan data.

KPU RI VERIFIKASI DUA KPPS MENINGGAL ASAL MAGETAN
RAKOR PERDANA PASCA PELANTIKAN, DIVISI TEKNIS KABUPATEN/ KOTA SIMULASIKAN PENGHITUNGAN PEROLEHAN KURSI