672 total views, 1 views today

Bali (30/11/2018) Komis Pemilihan Umum Kabupaten  Magetan menghadirI Rakor Logistik yg dihadiri Divisi Logistik KPU Provinsi dan Kab/Kota seluruh Indonesia.

Disampaikan Pramono Tanthowi Anggota KPU RI Saat pembukaan rakor diantaranya Pertama, adanya pembagian tugas dlm pengadaan dan distribusi logistik di KPU: komisioner bertanggung jawab secara politik dan kebijakan, sedangkan sekretariat secara teknis dan administratif.
Jika ada info terkait logistik yg bermasalah (kurang, terlambat, atau tertukar) maka komisioner yg akan kita tanya duluan. Di situ letak tanggung jawab politiknya. Namun komisioner tdk boleh masuk ke dlm teknis pengadaan. Sebab, itu tanggung jawab sekretariat. Namun sekretariat harus transparan dlm melaporkan proses pengadaan (termasuk anggaran) kepada komisioner. Di situ letak pembagian dan kerja samanya.
Kedua, target yg harus dicapai dlm tata kelola logistik pemilu 2019 adalah: tdk terjadi kekurangan; tdk terjadi keterlambatan; tdk ada surat suara tertukar antar-dapil; tdk ada pengelola logistik yg terkena masalah hukum; dan efisiensi anggaran .

Dengan perencanaan yg baik, terutama dari aspek pengaturan waktu, serta kecermatan dan komitmen semua jajaran, mudah2an logistik pemilu 2019 tdk mengalami kendala apapun. Dg demikian, tata kelola logistik kita semakin baik dari pemilu ke pemilu.

PEMILU SERENTAK, RABU 17 APRIL 2019, AYO KE TPS !!!!!!!!
KPU MAGETAN VALIDKAN DATA LAPAS