208 total views, 3 views today

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU)  melaunching dimulainya tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah Serentak 2018. Adapun total ada 171 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada secara serentak yaitu 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten.

“Iya launching pada 14 Juni 2017, bersamaan dengan tuntasnya pembuatan peraturan KPU (PKPU),” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Arief mengatakan, launching Pilkada Serentak 2018 sendiri dimaksudkan untuk menyampaikan kepada publik dimulainya tahapan pilkada. Pada prosesnya nanti tahapan pilkada akan meliputi persiapan, pelaksanaan tahapan hingga hari pemungutan suara.

“Pencoblosannya kan sudah ditentukan pada 27 Juni 2018,” ujar Arief.”

KPU juga memperkenalkan tagline ‘KPU Melayani’ sebagai bentuk komitmen penyelenggara pemilu terhadap aspek pelayanan kepada masyarakat.

Melayani, pertama memastikan bahwa kita melayani pemilih yang berhak dapat terfasilitasi dengan baik,” kata Ketua KPU Arief Budiman dalam peluncuran tahapan Pilkada serentak 2018 di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 14 Juni 2017.

Prinsip kedua, lanjut Arief, KPU siap melayani penyampaian informasi mengenai partai politik dan kandidat. Ketiga, siap melayani pemberian informasi dan memastikan seluruh produk hukum KPU bisa terpublikasi dengan baik.

“Sehingga orang tahu betul aturan main kita seperti apa,” ucap dia.

Secara umum terdapat 7 (tujuh) prinsip dasar dalam tagline KPU MELAYANI, yaitu :

1. Melayani pemilih menggunakan hak pilihnya.
2. Melayani peserta pemilu dengan adil dan setara
3. Melayani data dan informasi tentang kepemiluan kepada pemangku kepentingan
4. Memberikan informasi tentang produk hukum KPU RI kepada pemangku kepentingan
5. Memberikan informasi tentang hasil pemilu tepat waktu
6. Melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih
7. Memberikan informasi tentang anggaran kepada masyarakat.(SGT)

                                     

Apel Terakhir Di Bulan Ramadhan 2017
FKPQ Belajar Demokrasi