94 total views, 1 views today

 

KPU Provinsi Jawa Timur menekankan adanya inovasi dalam sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kab/Kota se-Jawa Timur. Upaya ini demi meningkatkan partisipasi pemilih dan optimalisasi pendidikan pemilih bagi masyarakat.

“Format sosialisasi yang inovatif ini perlu segera dirancang dan dilaksanakan. Butuh ide cemerlang dan kreatif yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Karena upaya partisipasi ini harus terus kita tingkatkan,” papar Khoirul Anam saat membuka bimbingan teknis peningkatan partisipasi masyarakat bersama KPU Kab/Kota se-Jawa Timur di kafe rame-rame Kabupaten Bondowoso, Kamis (31/10/2019).

Lebih lanjut Anam menjelaskan, upaya sosialisasi harus terus dilakukan baik bagi daerah yang akan menggelar Pemilihan serentak tahun 2020 maupun yang tidak. Namun sosialisasi dan pendidikan pemilih sudah melekat pada tugas KPU.

“Khusus untuk KPU Kab/Kota yang menggelar Pemilihan serentak 2020 harus lebih maksimal dalam menyelenggarakan sosialisasi. Karena target partisipasi pemilih 77,5% harus dikejar. Namun bagi yang tidak menggelar Pemilihan tetap harus melakukan banyak sosialisasi dan pendidikan pemilih diantaranya melalui rumah pintar pemilu (RPP),”terang Anam.

Dalam Bimtek yang diikuti oleh seluruh Anggota KPU Kab/Kota Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia bersama Kasubbag Teknis dan hupmas Pemilu Kab/Kota se-Jatim ini akan spesifik merancang format sosialisasi yang inovatif. Bimtek yang  diikuti anggota KPU Magetan Nur Salam dan Andik Indarto Kasubbag Teknis dan Hupmas Pemilu digelar selama 3 (tiga) hari dan akan segera memaksimalkan kerja-kerja sosialisasi pemilih yang berkelanjutan.

 

TINGKATKAN SOSIALISASI, KPU MAKSIMALKAN FUNGSI RUMAH PINTAR PEMILU DAN MEDIA CENTER
RAPAT PLENO MINGGUAN KPU MAGETAN DI AKHIR BULAN OKTOBER