166 total views, 1 views today

Reporter : Billyn

Editor : Nur Salam

Jakarta, kpud-magetankab.go.id – Berbagai inovasi sosialisasi dan pendidikan pemilih mulai dirancang di arena Konsolidasi Nasional KPU se Indonesia. Salah satunya yakni gagasan pembuatan rumah pintar pemilu digital.

Konsep ini disampaikan langsung oleh anggota KPU RI Wahyu Setyawan dalam presentasi stadium general di Jakarta, Minggu (22/09/2019). Rumah pintar pemilu digital dinilai lebih simpel dan efektif.

“Sebagian besar keberadaan rumah pintar pemilu di KPU Kab/Kota terkendala ruangan atau gedung. Sehingga perlu inovasi adanya digitalisasi rumah pintar pemilu,” papar Wahyu.

Lebih jauh Wahyu menjelaskan, konsep rumah pintar pemilu diantaranya dengan menampilkan semua materi di rumah pintar pemilu dalam bentuk digital. Sejumlah materi mulai data pemilu, sejarah pemilu, pendidikan pemilih, tata cara pemilihan dan materi lainya ditampilkan dalam bentuk digital.

“Jadi nanti materi rumah pintar pemilu cukup ditayangkan lewat monitor. Sehingga ini lebih efektif. Namun RPP yang dalam bentuk fisik juga harus disempurnakan layaknya RPP Nasional Jogjakarta yang sekarang mencapai se juta pengunjung,” terang mantan KPU Propinsi Jawa Tengah ini.

Gagasan ini cukup disambut antusias oleh seluruh KPU Propinsi dan Kab/Kota. Dalam diskusi evaluasi penyelenggaraan pemilu 2019 juga melahirkan gagasan RPP keliling. Konsep ini dengan menyuguhkan materi RPP diatas mobil dimana langsung mengunjungi masyarakat.

Konsolidasi nasional evaluasi penyelenggaraan pemilu serentak 2019 dan menghadapi pemilihan 2020 di gelar KPU dengan melibatkan KPU Propinsi dan Kab/Kota se Indonesia. Turut hadir KPU Kabupaten Magetan oleh Ketua Anggota dan Sekretaris. Evaluasi banyak merancang perbaikan konsep sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dilkukan baik pada tahapan pemilu ataupun setelahnya.

JELAJAH NEGERI BANGUN ANTIKORUPSI, KPU MAGETAN HADIRI ROADSHOW BUS KPK
PERBAIKAN REGULASI PROSES PEMUTAKHIRAN DATA DALAM PEMILU ATAU PILKADA, KPU MAGETAN IKUTI FORUM DISKUSI KONSOLNAS