205 total views, 1 views today

Reporter : Billyn

Editor : Nur Salam

Magetan, kpud-magetankab.go.id –  Dua keluarga KPPS di Magetan akhirnya menerima santunan dari KPU RI. Masing-masing keluarga KPPS yang meninggal saat menjalankan tugas dalam pemilu 2019 lalu menerima santunan uang sebesar 36 juta rupiah.

Dua KPPS yang meninggal atas nama, Boniran warga Desa Kepuhrejo Kecamatan Takeran dan Isran, warga Desa Sumberejo Kecamatan Maospati. Keduanya meninggal saat melaksanakan tahapan rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan.

Secara simbolik santunan diberikan oleh Ketua dan Anggota KPU Magetan kepada pihak keluarga korban, Senin (29/07/2019). Santunan pertama diterima Sarmini istri almarhum Boniran dirumah keluarga korban, sementara santunan kedua diterima Darwati istri almarhum Isran disela-sela menjalankan tugas menjadi guru SDN Sumberejo.

“Sebelumnya kami ucapkan terimakasih banyak atas santunan yang diberikan. Misalkan boleh, saya lebih memilih suami saya masih bisa bersama kami untuk menikmati masa pensiun. Tapi ini sudah kehendak Allah, dan kita semua harus ikhlas,”ungkap Darwati dengan mata sembab, disela-sela menerima santunan.

Lebih lanjut Darwati kembali mengenang suaminya sebagai sosok yang bertangungjawab setiap pekerjaan termasuk saat menjadi KPPS. Apalagi keluarganya sudah akrab menjadi KPPS setiap adanya Pemilu atau Pilkada, dimana dirinya dan adiknya juga sering menjadi KPPS. “Saat itu mungkin almarhum kecapekan, karena sebelum pemilihan baru pulang dari umroh,” kenangnya.

Hal senada, diungkapkan Sarmini Istri almarhum Boniran. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas apresiasi KPU memberikan santunan. “Terimakasih banyak. Semoga bantuannya barokah. Uang sudah kami terima, alhamdulilah bisa buat tambah biaya untuk rencana doa bersama seratus hari meninggalnya almarhum,” ucap Sarmini dengan wajah sedih mengenang sang suami.

Sementara itu, Pihak KPU Magetan berharap santunan yang diberikan dapat sedikit membantu keluarga korban yang ditinggalkan. Bagi KPU, kedua korban merupakan penyelenggara pemilu yang memiliki dedikasi tinggi hingga harus mengorbankan nyawanya demi suksesnya pemilu.

“Tentunya santunan yang diberikan KPU RI tidak sebanding dengan pengorbanan kedua korban. Selain bentuk apresiasi, kami berharap sedikit membantu meringankan keluarga korban yang ditinggalkan,” ungkap Nur Salam Anggota KPU Magetan.

KELAS INSPIRASI, KPU MAGETAN MOTIVASI MURID SD
BERKAS CALON TERPILIH DPRD KABUPATEN MAGETAN DITERIMA SETDAPROP JATIM