68 total views, 1 views today

Jakarta, kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan perolehan suara masing-masing peserta pemilu legislatif maupun presiden, Selasa (21/5/2019) dini hari. Penetapan yang dihadiri saksi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, perwakilan partai politik, saksi calon perseorangan DPD, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta masyarakat pemerhati kepemiluan baru sebatas perolehan suara dan belum menetapkan calon terpilih.

“SK KPU 987/2019 tanggal 21 Mei 2019 adalah Penetapan Hasil Pemilu secara nasional berupa perolehan suara, belum penetapan hasil pemilu berupa calon terpilih. Jadi sekarang ini hasil pemilu masih berupa perolehan suara, belum sampai penetapan calon terpilih paslon pilpres,” jelas Anggota KPU RI Hasyim Asy’ari melalui pesan tertulisnya.

Hasyim melanjutkan bahwa hasil pemilu sendiri terdiri dari tiga jenis yakni suara, kursi dan calon terpilih. Dan untuk yang ditetapkan dalam jangka waktu 35 hari dari pemungutan suara adalah hasil pemilu nasional berupa perolehan suara. “Hasil pemilu yang digugat ke MK adalah perolehan suara yang potensial mempengaruhi perolehan kursi atau calon terpilih. Dalam hal Pilpres belum ditetapkan calon terpilih. Yang sudah ditetapkan adalah perolehan suara paslon,” lanjut Hasyim.

Menurut Hasyim dalam jangka waktu 3×24 jam terhitung sejak 21 mei 2019 pukul 01.46 WIB (24 mei 2019 pukul 01.46 WIB) adalah masa pendaftaran gugatan PHPU ke MK. Bila dalam jangka waktu tersebut tidak ada paslon yang menggugat ke MK, maka KPU menurut dia akan meminta atau mendapat konfirmasi dari MK tentang tidak adanya gugatan PHPU Pilpres.

“Setelah mendapat konfirmasi dari MK tersebut, kemudian KPU melangkah ke tahapan berikutnya yaitu Penetapan Hasil Pemilu berupa Penetapan Paslon Terpilih dengan SK KPU,” tutur dia.

Namun apabila dalam perkembangannya terdapat gugatan PHPU Pilpres ke MK, maka pihaknya akan terlebih dahulu mengikuti proses pemeriksaan dan persidangan MK. Yang akhir persidangan nanti akan diterbitkan Putusan MK yang bersifat final dan mengikat (inkracht). “Setelah itu KPU melangkah ke tahap berikutnya yaitu Penetapan Hasil Pemilu berupa Penetapan Paslon Terpilih dengan SK KPU,” tambah Hasyim. (hupmas kpu dianR/foto: dok/ed diR)

Sumber : https://www.kpu.go.id

KPU Belum Tetapkan Perolehan Kursi Calon
KPU Tetapkan Perolehan Suara Pilpres dan Pileg 2019